Kembali ke Daftar

Roro Jonggrang

Bahasa Indonesia

Dahulu kala, terdapat sebuah kerajaan makmur bernama Kerajaan Baka. Namun, kedamaian itu sirna saat pangeran sakti dari Kerajaan Pengging, Bandung Bondowoso, menyerang dan berhasil menaklukkan kerajaan tersebut serta membunuh rajanya, Prabu Baka. Di tengah puing kekalahan, Bandung Bondowoso terpikat oleh kecantikan putri sang raja, Roro Jonggrang, dan berniat mempersuntingnya.

Roro Jonggrang berada dalam dilema besar; ia membenci pembunuh ayahnya, namun tak kuasa menolak secara langsung karena kekuatan Bandung yang luar biasa. Akhirnya, ia mengajukan syarat yang dianggapnya mustahil: membangun 1.000 candi dalam waktu satu malam sebelum fajar menyingsing. Tanpa disangka, Bandung Bondowoso menyanggupinya dan segera mengerahkan ribuan jin untuk bekerja dengan kecepatan kilat.

Menjelang dini hari, kegelisahan melanda Roro Jonggrang saat melihat candi ke-999 hampir rampung. Ia pun memutar otak dan segera membangunkan para dayang untuk membakar jerami di arah timur serta memukul lesung dengan bertalu-talu. Suasana riuh dan langit yang tampak kemerahan berhasil menipu ayam jantan untuk berkokok dan para jin untuk lari ketakutan karena mengira matahari telah terbit.

Mengetahui dirinya dicurangi saat sedang menyelesaikan candi terakhir, amarah Bandung Bondowoso meledak. Ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu untuk melengkapi candi yang kurang tersebut. Sosok sang putri pun abadi menjadi arca indah, yang kini dikenal sebagai Arca Dewi Durga di kompleks Candi Prambanan.